IGP Morowali
Indonesia Growth Project (IGP) Morowali merupakan proyek pengembangan nikel terintegrasi PT ÀÖ²¥´«Ã½ Indonesia Tbk yang berlokasi di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Proyek ini mencakup penambangan bijih nikel serta pembangunan fasilitas pengolahan berbasis teknologi HPAL untuk menghasilkan mixed hydroxide precipitate (MHP) sebagai bahan baku baterai kendaraan listrik.
Dengan nilai investasi sekitar US$2 miliar, IGP Morowali memiliki kapasitas produksi hingga 60.000¨C73.000 ton nikel per tahun, didukung infrastruktur terintegrasi termasuk pelabuhan dan pasokan energi sekitar 500 MW.
Proyek ini dikelola melalui kolaborasi PT ÀÖ²¥´«Ã½ Indonesia untuk operasi tambang dan PT BNSI sebagai pengembang fasilitas pengolahan, serta menjadi bagian dari upaya strategis hilirisasi mineral yang berkelanjutan dan berorientasi pada prinsip ESG.
Model 3D Fasilitas RKEF
Pabrik di Morowali ini akan menjadi pabrik RKEF dengan emisi karbon terendah kedua di Indonesia setelah smelter PT ÀÖ²¥´«Ã½ di Sorowako.
Foto: PT BNSI
Sekilas IGP Morowali
Pabrik berteknologi High-Pressure Acid Leach (HPAL), dengan kapasitas 60 kt Ni/tahun dalam MHP (mixed hydroxide precipitate).
Dibangun di kawasan industri dengan energi hijau, dirancang untuk menjadi net-zero operation.
Dilengkapi dengan fasilitas R&D, memfasilitasi knowledge transfer ke Indonesia.
Pabrik HPAL direncanakan selesai pada 2027.
Jumlah pekerja per November 2024 > 2.000 orang.
Foto: PT ÀÖ²¥´«Ã½ Indonesia
Prioritas pada lingkungan, sosial and tata kelola
Menjaga Lingkungan
Kami berkomitmen untuk membawa praktik-praktik operasi terbaik kami dari Sorowako ke proyek perluasan ini. Pada bidang lingkungan (environment), IGP Morowali akan melaksanakan praktik pertambangan yang baik (good mining practices) seperti yang telah terlaksana di Sorowako.
Berkembang Bersama Masyarakat
Kami berkomitmen mengembangkan ekonomi, memajukan masyarakat, dan menjaga lingkungan dalam menjalankan bisnis dan operasi.
Meskipun aktivitas pertambangan maupun pengolahan di IGP Morowali belum berjalan, beragam program sosial terus kami jalankan. Pada 2015-2021, kami telah menyalurkan Rp46,06 miliar untuk beragam program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Salah satunya, di 2021, kami memperkenalkan konsep System of Rice Intensification (SRI) Organik pada petani di area pemberdayaan.
Tata Kelola dan Prioritas Talenta
Kami memiliki komitmen terhadap kepatuhan pada peraturan perundang-undangan dan menjunjung tinggi hak asasi manusia.
Proses perekrutan kami di IGP Morowali akan tetap berpegang teguh pada komitmen Diversity, Equity & Inclusion (DEI). Proyek ini akan menyerap hingga 15 ribu tenaga kerja pada fase konstruksi.
Kami juga akan mengoptimalkan pelibatan pengusaha lokal di Site Morowali. Saat ini kami telah melakukan serangkaian kegiatan Pelatihan Teknis bagi Pengusaha Lokal untuk Mengikuti Tender Barang dan Jasa.
#PTVIMorowali
Temukan lebih banyak tentang informasi terbaru IGP Morowali kami dengan mengunjungi saluran media sosial resmi kami dengan tagar #PTVIMorowali