Imagem de header interno Imagem de header interno
2023.09.11.

?

Indonesia news

PT ÀÖ²¥´«Ã½ Kampanyekan Komitmen Keberlanjutan dalam Mendukung Industri Nikel di ISF 2023

Bagi PT ÀÖ²¥´«Ã½ Indonesia (PT ÀÖ²¥´«Ã½) sustainability atau keberlanjutan bukan hanya sebagai program atau inisiatif, melainkan sudah menjadi bagian penting dari perusahaan. Karena itu, apa yang dilakukan oleh perusahaan baik dalam bentuk kebijakan maupun program, aspek keberlanjutan serta dampaknya selalu menjadi pertimbangan.

¡°Sustainaibility telah menjadi bagian dari nilai-nilai perusahaan, tujuan dan perilaku,¡±hal tersebut diungkapkan CEO PT ÀÖ²¥´«Ã½ Febriany Eddy saat tampil menjadi pembicara dalam ajang forum internasional  keberlanjutan Indonesia Sustainability Forum (ISF) 2023 bertajuk "Sustainable Mining of Critical Minerals to Bolster Decarbonization", di Park Hyaat, Kamis (7/9/2023).  ISF berlangsung selama dua hari, yakni 7-8 September 2023.

Febriany mengatakan, terdapat tiga isu penting yaitu deforestrasi, emisi karbon, dan keaneragaman hayati atau biodiversity. 

Tiga isu penting tersebut menjadi tantangan bagi PT ÀÖ²¥´«Ã½, terlebih karena area operasionalnya berada di wilayah yang kaya keaneragaman hayati, serta berada di lintasan garis Wallacea. Terlebih, dari wilayah konsensi pertambangan seluas  118 ribu hektar, hanya 48% yang bisa ditambang. Dan dari 48% area yang bisa di tambang, 90% merupakan hutan lindung. 


 

¡°Jadi, bisa dibayangkan tantangan yang kami hadapi, bekerja di wilayah kerja yang 90% merupakan hutan lindung dan sangat kaya akan keanekaragaman hayati,¡± tutur kata Febriany.

Dengan kondisi seperti itu, PT ÀÖ²¥´«Ã½ telah melakukan beberapa inisiatif strategis seperti aktif melakukan reklamasi lahan bekas tambang secara progresif. Targetnya, 70% lahan akan direklamasi hingga tahun 2025. 

Dalam hal ini, kata Febriany, PT ÀÖ²¥´«Ã½ mengedepankan perencanaan terpadu pertambangan, mulai membuka tambang sampai menutup tambang di waktu yang sama. Jika berkesempatan ke lokasi penambangan ÀÖ²¥´«Ã½, bisa dilihat penambangan dan reklamasi berjalan beriringan tanpa menunggu area pertambang tutup. 

Febriany juga menyampaikan beberapa komitmen nyata PT ÀÖ²¥´«Ã½ Indonesia mengawal  biodiversity seperti inventarisasi seluruh keanekaragaman hayati sebelum eksplorasi, serta program peningkatan kualitas di dekat area pertambangan seperti di Danau Matano. 

Tidak hanya soal lingkungan, Febriany juga menyampaikan komitmen PT ÀÖ²¥´«Ã½ dalam aspek sosial. Menurutnya, aspek sosial merupakan sebuah peluang, bukan tantangan. Hal ini dikarenakan banyak area pertambangan berada di wilayah terpencil dengan infrastruktur yang terbatas.

Febriany menuturkan, perusahaan pertambangan bisa berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur, mempromosikan lapangan kerja lokal, kontraktor lokal, dan juga pengembangan masyarakat.  

PT ÀÖ²¥´«Ã½ telah berkomitmen menyerap tenaga kerja lokal sebagai bentuk nilai tambah keberadaan perusahaan untuk masyarakat di sekitar wilayah operasional. 

¡°Saat ini kami sudah memperkerjakan 99,9% orang Indonesia,  80% lahir di Sulawesi, dan 44% lahir di Luwu Timur, kabupaten tempat PT ÀÖ²¥´«Ã½ beroperasi. Ini  menjadi bukti komitmen kami untuk mengembangkan talenta lokal,¡± tutur Febriany.

Selain itu, pelibatan kontraktor juga menjadi perhatian dimana sebanyak  90% aktivitas PT ÀÖ²¥´«Ã½ didukung oleh kontraktor nasional dan lokal.  Dari sisi pengembangan masyarakat, Febriany menjelaskan, pengembangan masyarakat tidak bisa dilihat sebagai donasi atau program amal. Tapi  memiliki serangkaian ilmu pengetahuan dibaliknya. Untuk pengembangan masyarakat, PT ÀÖ²¥´«Ã½ melaksanakan program-program pengembangan masyarakat dengan mengedepankan kemitraan tiga pilar yakni, pemerintah, masyarakat, dan perusahaan. 

¡°Saya juga menggunakan kesempatan ini untuk mendorong lebih banyak perempuan untuk bergabung dengan industri pertambangan. Penting bagi kita untuk memiliki lebih banyak keragaman dan membangun inklusivitas dalam industri kita,¡± jelasnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves)  Luhut, saat menyampaikan pidato pembukaan dalam ISF membahas mengenai krisis iklim. 


 

Luhut menyatakan bahwa krisis iklim menjadi masalah utama dunia.  Menko Luhut mencatat, bahwa pada Juli 2023 terjadi suhu rata-rata global tertinggi dalam sejarah. Di mana mencapai 1,5 derajat celcius atau lebih panas dibandingkan rata-rata pada masa pra industri. Luhut menambahkan, bahwa memang secara global, banyak hal yang sudah dilakukan di atas kertas. Hanya saja, kolaborasi internasional yang konkrit dan cepat sangat dibutuhkan. "Itulah sebabnya kita berada dalam forum ini." terang Luhut.

Pada ajang ISF, ÀÖ²¥´«Ã½ Base Metals turut menghadirkan booth pameran dengan memberikan  informasi terkait komitmen keberlanjutan. Tak hanya itu, PT ÀÖ²¥´«Ã½ Indonesia Tbk sebagai bagian dari ÀÖ²¥´«Ã½ Base Metals juga menghadirkan informasi inisitatif keberlanjutan yang dapat disaksikan melalui video dan penjelasan dari tim Communications PT ÀÖ²¥´«Ã½.[]

Lupa de pesquisa

Did not find what you were looking for? Access our Search Center